Tetap Punya Penghasilan Saat Pensiun dengan Melakukan 5 Hal Ini

Tetap Punya Penghasilan Saat Pensiun dengan Melakukan 5 Hal Ini

Di saat kerja, kita masih mendedikasikan waktu dan tenaga untuk memberikan yang terbaik kepada perusahaan. Namun ketika masa pensiun datang, apakah benar bahwa ini saatnya bagi kita untuk beristirahat total dan menikmati hasil kerja keras saja?

Memang banyak yang bilang bahwa masa pensiun selalu identik dengan masa di mana kita sudah tua, kondisi fisik melemah, banyak penyakit, dan cepat lupa. Anggapan seperti inilah yang justru menjadi sugesti untuk mendorong kita menjadi gak produktif.

Namun pada kenyataannya, gak semua orang mengalami kondisi-kondisi seperti di atas. Banyak juga yang otak dan fisiknya masih bekerja dengan baik walaupun sudah memasuki masa pensiun.

Nah, jika kamu merupakan salah satu yang termasuk ke dalam golongan “mampu” tersebut, gak ada salahnya memanfaatkan waktu pensiun untuk melakukan kegiatan-kegiatan produktif. Gak cuma bisa “membunuh” waktu dan menjaga kesehatan, kegiatan-kegiatan ini juga bisa menambah pundi-pundi uang kamu setelah purnatugas.

Yuk disimak lebih lanjut!

1. Jadi dosen dan mengajar

Bila kita punya gelar S2 dan segudang pengalaman kerja, manfaatkanlah untuk mengajar di universitas sebagai dosen. Menurut Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan, usia pensiun dosen bisa diperpanjang hingga 79 tahun.

punya penghasilan saat pensiun
Punya segudang pengalaman, bagi-bagilah ilmunya ke yang masih muda (mengajar/USA Today)

Mengajar juga memaksa kita untuk belajar dan selalu update akan perkembangan terkini. Orang-orang yang berguru dengan kita mungkin lebih update soal perkembangan zaman, tapi pengalaman kita bisa jadi lebih banyak.

Rasa bangga tentu bisa muncul ketika melihat anak didik kita berhasil di masa depan bukan? Keberhasilan itu pun bakal menjadi portofolio tersendiri bagi kita sebagai seorang pengajar.

2. Konsultan

Bicara soal riwayat karier dan tantangan yang pernah kita hadapi di dunia kerja, tentu seorang pensiunan punya banyak cerita. Pahit manisnya dunia kerja sudah kita rasakan.

Mendirikan sebuah perusahaan konsultan di bidang tertentu bisa jadi pilihan yang tepat. Namun pastikan, kita menjadi konsultan di bidang yang sesuai dengan keahlian dan pengalaman kerja kita.

Konsultan tentu gak hanya konsultan bisnis saja, ada konsultan IT, konsultan personalia atau HRD, konsultan pengembangan organisasi, konsultan humas atau PR, konsultan keuangan, dan lainnya. Intinya, kita bakal bekerja sebagai penasihatnya sebuah perusahaan atau brand.

punya penghasilan saat pensiun
Punya banyak relasi? Jadi konsultan mungkin ide yang baik (konsultan/Simplus)

Biaya konsultan jelas gak murah, perusahaan pun gak main-main untuk menunjuk konsultan mana yang dinilai pas menjadi penasihatnya. Tapi, patut diingat bahwa kerja seorang konsultan juga gak fleksibel.

Kita harus paham akan batasan-batasan kerja, mengingat fisik kita yang sudah paruh baya. Usahakan untuk tetap menyeimbangkan pekerjaan dengan kehidupan sehari-hari.

Pertimbangkan juga untuk merekrut tim yang terdiri dari orang yang masih muda dan produktif. Tempatkanlah mereka di bidang sales atau marketing agar kita bisa bergerak lebih cepat dalam mencari klien.

3. Bisnis franchise atau waralaba

Mungkin sebagian dari kita ada yang punya impian memiliki bisnis sendiri saat sudah pensiun. Masih bisa punya penghasilan saat sudah gak bekerja lagi, enak kan?

Tapi risiko memiliki bisnis sendiri juga terbilang besar. Iya dong, kan gak ada yang bisa jamin kalau bisnismu bakal sukses dan bertahan lama. Kalau uang pensiun udah habis buat modal bikin bisnis sendiri, dan ternyata bisnismu gagal, masa pensiunmu bisa suram.

Untuk mengakalinya, kenapa gak buka bisnis franchise atau waralaba aja? Modalnya mungkin lebih besar, tapi risiko bisnis ini jauh lebih kecil ketimbang bangun bisnis sendiri dari nol. Kenapa? Sebab, kamu membawa nama merek dagang atau brand yang sudah dikenal banyak orang, Otomatis, kamu gak akan kesulitan dalam menjual dan memasarkannya.

Dalam bisnis ini, kita akan menjalani proses mentoring langsung dari pemilik atau pemegang merek waralaba tersebut. Dan hebatnya lagi, sejumlah brand waralaba juga sudah menjalin kerja sama dengan bank-bank terkemuka.

Pilihan bisnis waralaba di Indonesia cukup banyak. Pilihlah yang sesuai dengan yang kita inginkan. Ada minimarket, makanan, salon kecantikan, pendidikan, hingga agen travel.

4. Jalani bisnis berbasis sewa-menyewa aset

Bisnis berbasis sewa-menyewa juga bisa jadi pilihan. Bila ada kamar kosong di tempat tinggal kita, mungkin kita bisa manfaatkan untuk buka kos. Atau mungkin bila mobil atau tanah kita nganggur, bisa juga disewakan ke yang membutuhkan.

punya penghasilan saat pensiun
Bila punya rumah besar dan banyak kamar kosong, sewakan saja (rumah/Rumah Dijual)

Pastikan juga, kamu mengenal baik siapa yang menyewa aset-asetmu. Mintalah jaminan dari pihak yang menyewa asetmu untuk keamanan.

5. Menulis buku

Gak semua orang bisa menulis, tetapi apabila kita memiliki kemampuan tersebut, jangan disia-siakan. Tuangkan seluruh pemikiran kita dalam sebuah karya yang bernama buku.

Karya ilmiah seperti buku banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Tulislah buku sesuai dengan bidang yang kita geluti.

Tapi alangkah lebih baik bagi kita untuk melakukan riset yang mendalam sebelum kita menulis. Setelah menulis, pilihlah penerbit terpercaya agar buku karyamu terdistribusikan dengan baik.

Meski seluruh aktivitas di atas bisa mendatangkan uang, tentu ada risiko yang bakal kita hadapi. Karena sejatinya, gak ada sesuatu di dunia ini yak gak ada risikonya.

Daripada menghabiskan masa pensiun buat bengong-bengong dan akhirnya kena post power syndrome, mendingan manfaatkan aja buat melakukan aktivitas yang kita suka dan sekaligus dapat uang. Benar gak?

 

 

[ Mau Lebih Mengenal Bisnis Waralaba Indonesia yang Mendunia? Ini Dia di Antaranya]

[ Nikmati 5 Hal Ini Saat Pensiun Nanti, Tapi…Ada Syaratnya Nih!]

[ Kenali Manfaat Dana Pensiun Biar Hidup Aman Sentosa]

Dipersembahkan oleh : TipsKeuangan.net

Silakan Share info ini jika bermanfaat untuk teman-teman Anda…

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==