Jangan Renovasi Rumah Besar-Besaran Kalau Belum Menyiapkan 4 Hal Ini

Jangan Renovasi Rumah Besar-Besaran Kalau Belum Menyiapkan 4 Hal Ini

Setelah bertahun-tahun ditempati, kadang rumah memerlukan renovasi. Namun niat merenovasi rumah sering kepentok masalah klasik: bujet.

Bujet atau biaya renovasi memang penting banget. Apalagi bila hendak renovasi besar-besaran.

Tapi kita gak cuma perlu menyiapkan dana jika akan melakukan renovasi rumah. Malah, sumber dana untuk renovasi saat ini bisa didapatkan dari mana pun jika ternyata tabungan kurang.

Salah satunya adalah kredit tanpa agunan (KTA). Untuk mengelaborasi lebih lanjut, berikut ini poin-poin yang harus kita siapkan saat akan renovasi rumah besar-besaran:

1. Perencanaan biaya

Sebelum menggelontorkan duit untuk beli material ini-itu, hitung dulu berapa biaya yang dibutuhkan. Karena itu, kita mesti cek satu per satu bagian mana saja yang perlu direnovasi.

renovasi rumah besar-besaran
Hitung-hitung dulu biayanya berapa. Gak murah lho renovasi rumah (rumah/renovasirumah99)

Jika renovasi besar-besaran di sini berarti total seluruh rumah dipermak, berarti lebih mudah. Tinggal buat daftar berisi bagian dari rumah yang akan diganti.

Misalnya kusen. Mau diganti dengan material kayu, aluminium, atau lainnya. Hitung harga kusen dengan bahan-bahan tersebut untuk disesuaikan dengan bujet.

Pikirkan juga apakah mau mengganti kusen untuk pintu saja atau dengan jendela. Lalu mau sekalian ganti daun pintu atau tidak. Hal-hal ini harus masuk dalam rencana biaya agar kelak anggaran gak membengkak gara-gara salah perhitungan.

Perencanaan ini bakal lebih mudah dilakukan bila kita menggunakan jasa arsitek. Tapi siap-siap merogoh kocek lebih dalam untuk membayar jasanya.

2. Mau tinggal di mana?

Karena renovasi rumah besar-besaran, artinya kita mesti mengungsi untuk sementara. Gak mungkin dong kita tidur di antara tumpukan semen atau makan siang sambil lihat pemandangan pasir dan kerikil.

Dengan demikian, kita mesti memikirkan tempat tinggal selama rumah direnovasi. Salah satu pilihannya adalah cari rumah kontrakan bulanan.

renovasi rumah besar-besaran
Pikirkan juga, ketika rumahmu direnovasi kamu mau tinggal di mana (interior rumah/Desain rumah keren)

Kalau bisa, cari yang dekat dengan rumah yang sedang direnovasi agar gampang mau kontrol kerja para tukang. Paling gak dalam radius 1 kilometer.

Tapi yang penting adalah cari kontrakan yang sesuai dengan anggaran. Gak perlu cari rumah dua lantai full furnished karena harganya pasti mahal. Yang penting dekat dan layak huni saja. Toh ini hanya untuk sementara.

3. Cari tukang yang recommended

Perasaan waswas wajar muncul ketika menyewa jasa tukang untuk renovasi rumah besar-besaran. Apalagi jika bayarannya harian. Bisa-bisa kerjaan dibikin molor agar upah terus lanjut.

Sebaiknya cari tukang yang sudah pernah dipakai teman atau keluarga. Jadi, kita bisa meminta pendapat mereka, apakah tukang bersama kontraktor tersebut direkomendasikan atau tidak.

Cara ini bisa meminimalkan kemungkinan dibohongi kontraktor. Potensi hasil renovasi jelek juga bisa ditekan.

Karena ini renovasi rumah total, sebisa mungkin cari kontraktor yang mau dibayar borongan. Sistem kerja borongan berarti kita bayar per paket kerja, bukan harian.

renovasi rumah besar-besaran
Tukang bangunannya yang kayak gini aja deh (kuli bangunan bule/Liputan 6)

Tukang diberi target kerjaan selesai sekian bulan dengan bayaran sekian. Bila ternyata molor, ya mereka gak mendapat tambahan upah. Paling hanya teh hangat dan gorengan.

4. Siapkan fisik dan mental

Renovasi rumah besar-besaran bukanlah perkara sepele. Selain menyedot anggaran, renovasi jenis ini bisa menguras fisik dan mental kita. Terlebih jika ternyata ketemu kontraktor “nakal”.

Kita harus rajin-rajin mengecek progres kerja para tukang. Ajak ngobrol biar suasana cair. Tapi jangan ragu menegur jika ada kerjaan yang kurang beres.

Cash flow bujet mesti diatur agar gak terjadi kelebihan anggaran. Sebaiknya jangan minta kontraktor yang beli material, melainkan kita sendiri yang berangkat.

Bila kontraktor bilang butuh semen sekarung lagi, misalnya, ya kita saja yang jalan sendiri ke toko bangunan terdekat. Hal ini bertujuan untuk mencegah si kontraktor bermain mata dengan toko material dalam soal harga atau kuantitas barang yang dibeli.

Dari keempat poin di atas, isu utama yang merekatkan adalah dana renovasi. Masalah ini memang amatlah vital. Terlebih bila ternyata dana pribadi gak mencukupi sehingga harus mencari sumber dana tambahan, misalnya dari KTA.

KTA untuk renovasi rumah banyak disediakan bank dan lembaga keuangan lainnya. Prosesnya terbilang cepat dan gampang, terutama jika syarat sudah lengkap terpenuhi. Bahkan kita bisa apply KTA secara online, gak perlu datang ke kantor bank.

Namun tentunya kita mesti melunasi kredit ini sesuai dengan perjanjian. Bila anggaran renovasi membengkak, bisa-bisa pelunasan terganggu. Itu sebabnya kita harus cermat bikin rencana sebelum renovasi rumah besar-besaran.

 

CTA Standard Chartered

 

[ Kebutuhan Renovasi Rumah Makin Mendesak? Nih 6 Sumber Dananya]

[ Mau Renovasi Rumah dengan Dana Rp 20 Juta, Bisa Ngapain Aja Ya?]

[ 5 Ide Renovasi Dapur Murah dengan Bujet di Bawah Rp 10 Juta]

 

Dipersembahkan oleh : TipsKeuangan.net

Silakan Share info ini jika bermanfaat untuk teman-teman Anda…

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *