Jadilah Jomblo Bahagia dengan Fokus Sama Keuangan Kamu

Jadilah Jomblo Bahagia dengan Fokus Sama Keuangan Kamu

“Aku baik-baik saja

menikmati hidup yang aku punya

hidupku sangat sempurna

I’m single and very happy”

Yang merasa jomblo pasti paham maksud dari penggalan lirik milik Oppie Andaresta itu. Intinya, enggak ada masalah sama status single. Hidup hepi bukan monopoli mereka yang sudah ‘engagement’ atau married.

Ambil sisi positifnya aja kalau status masih jomblo. Ternyata banyak enaknya juga lho! Selain bebas, status tanpa ikatan ini bikin merdeka dalam urusan keuangan. Jelas aja mengingat kebutuhan si single relatif longgar sekaligus leluasa menggunakan uang.

[ 4 Alasan Kenapa Jadi Jomblo Itu Bikin Hidup Lebih Hepi]

Status jomblo secara otomatis bikin hidup lebih hemat. Misalnya saja mau nonton di bioskop cukup beli satu tiket. Hal yang sama juga berlaku pas nonton konser juga. Mau makan di fast food, cukup bayar buat diri sendiri. So, jomblo ternyata pangkal hemat juga ya!

Jangan berkecil hatilah kalau bila kenyataan menunjukkan hidup masih menjomblo. Tinggal bangun pandangan positif, termasuk status jomblo, pastinya bakal berpengaruh positif terhadap diri sendiri.

Di saat berbarengan, masa-masa jomblo jadi momen paling cucok untuk membangun target semaksimal mungkin. Mumpung ada kemampuan, dana, enggak ada tanggungan, plus siap menanggung risiko lebih besar.

Jadi enggak perlu mengeluh atau sedih ketika status single masih melekat. Siapa sangka hidup tanpa pasangan bisa memaksimalkan potensi diri dan keuangan. Apa aja tuh?

1. Fokus ke karir

fokus sama keuangan
Paling senang deh lihat esmud yang rajin-rajin gini hehehe

Oom Mario Teguh pernah bilang,”jomblo adalah anak muda yang smart yang tegas berfokus pada karir. Dia berhak untuk cinta yang berkelas nanti.” Tuh, ternyata Oom Mario ingatkan kalau orang yang ngejomblo hidupnya lebih fokus.

Demi mengejar ‘cinta masa depan’, dia bakal memanfaatkan masa muda untuk kerja keras mencapai target. Fokus gampang didapat karena tak perlu mengalami masa-masa galau gara-gara pasangan.

[ Udah Tahu Nikah Umur Berapa tapi Belum Tentu Tahu Caranya]

Rasa galau ini bikin masalah serius. Apalagi sama orang yang bertipikal moody. Disenggol galau dikit langsung tumbang.

2. Asah talenta

Orang jomblo hidupnya merdeka. Enggak perlu berbagi perhatian sama yang lain. Full total limpahkan perhatian ke dirinya sendiri. Inilah benefitnya. Karena punya waktu lebih panjang, jadi momen tepat mengasah talenta yang dimiliki.

Lewat talenta itu maka terciptalah karya-karya orisinal. Syukur-syukur punya nilai jual di pasaran kerja. Misalnya talen di bidang tulis menulis. Kan bisa bikin blog, ikutan lomba cerpen, sampai kirim-kirim tulisan ke media.

Lebih bersyukur lagi kalau talenta yang dimiliki ternyata bisa membawa keuntungan ekonomis alias dibayar dari setiap karya yang diciptakan.

fokus sama keuangan
Contoh Raditya Dika nih, biar jomblo tapi berkarya

3. Buka bisnis

Kebutuhan hidup yang jomblo pasti beda sama yang nonjomblo. Lantaran hidup masih untuk diri sendiri, praktis pengaturan keuangannya relatif lebih leluasa. Di sinilah bisa jadi kesempatan berpikir untuk berbisnis.

Kalau ada apa-apa sama bisnis itu, paling risiko ditanggung sendiri. Enggak perlu khawatir ada orang lain-entah pacar atau istri- yang ikutan menanggung risiko kalau bisnis problem di tengah jalan.

Di lain pihak, kalau bisnis itu sukses nantinya, urusan cinta bakal datang dengan sendiri. Siapa sih yang enggak pengen digaet sama pebisnis sukses? Mapan gitu lho!

4. Bangun pertemanan seluasnya

Bergaul seluas-luasnya deh mumpung jomblo. Enggak ada yang batasi. Enggak ada yang ngatur-atur mesti gaul sama siapa atau menjaga jarak dengan siapa.

Pernah ada penelitian yang ungkapkan jomblo lebih gampang bergaul dengan siapa pun. Ya setujulah. Beda sama yang punya pasangan kadang susah bergaul dengan siapa saja dan dimana saja. Ada rasa khawatir pasangan cemburu.

fokus sama keuangan
Banyak teman banyak rezeki loh!

Beda sama kaum jomblo. Dia bebas membangun hubungan sosial dengan siapapun. Nah, hubungan yang baik dengan sesama ini bakal meningkatkan kualitas hidup. Bahkan luasnya pertemanan bisa jadi sumber rejeki baru. Betul tidak? (Aa Gym mode).

5. Merdeka bikin perencanaan keuangan

Di sektor keuangan, kaum jomblo lebih beruntung. Dia lebih bebas dan merdeka saat bikin perencanaan keuangan. Apalagi didukung ada dana lebih dan lebih berani ambil risiko karena ditanggung sendiri.

Misalnya saja bisa mengalokasikan sebagian besar pendapatan untuk tabungan, investasi maupun asuransi. Hal ini dimungkinkan karena living cost yang jomblo lebih kecil ketimbang yang punya tanggungan.

Satu hal lagi, tak perlu berhemat kalau berurusan dengan asuransi. Mumpung masih single, ambillah produk asuransi rumah, mobil, sampai kesehatan. Ingat ya, masa depan itu penuh ketidakpastian.

Ketika punya asuransi, maka ketidakpastian masa depan itu bisa dibagi dengan perusahaan asuransi. Biarkan asuransi yang mengambil alih risiko itu.

fokus sama keuangan
Daripada galau, mendingan ikutan seminar asuransi nambah wawasan

[ Kenalan Lebih Dalam dengan Asuransi Biar Hidup Makin Tenang]

Tuh, terbukti kan yang namanya jomblo enggak selalu ngenes hidupnya? Banyak sisi positif saat melajang. Jomblo pun enggak selalu identik ‘seseorang enggak laku’. Bisa jadi, jomblo adalah strategi hidup untuk mencapai kemakmuran di masa datang.

 

 

 

Image Credit:

  • http://insurancemedianews.com/includes/imageRead.php?file=rubrik/6.jpg&w=635
  • https://cdns.klimg.com/newshub.id/news/2017/12/04/30080/750xauto-penulis-indonesia-ini-karyanya-laris-manis-di-pasaran-siapa-saja-151204g.jpg
  • https://2.bp.blogspot.com/-Qa8bUl1MA0c/V5elheDX9iI/AAAAAAAAW9o/bAFq0Rt8tDQE7yY7xXu5LOUEbRr5jTJRACLcB/s1600/_WAK8594.jpg
  • http://assets-a2.kompasiana.com/statics/files/1409580189965139686.jpg?t=o&v=760

 

Dipersembahkan oleh : TipsKeuangan.net

Silakan Share info ini jika bermanfaat untuk teman-teman Anda…

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==